IMME I: Aku Hidup Untuk Menulis Tentangmu
Sendiri dalam lamunan
Pagi hari di bulan Juli
Seorang gadis manis
Berjalan dengan anggun
Aku terdiam penasaran
Haruskah aku menyapamu
Atau larut dalam pikiran
Menjelma menjadi sunyi
– 2018, Imme
Aku mencintai cara kamu berjalan
Aku mencintai cara kamu tersenyum
Aku mencintai cara kamu berbicara
Aku mencintai cara kamu tertawa
Aku mencintai yang ada pada dirimu
Aku ingin kamu itu sudah cukup
– 2018, Imme
Sebuah lorong hutan
Pagi hari di bulan Juli
Seorang gadis manis
Berjalan dengan anggun
Aku terdiam penasaran
Haruskah aku menyapamu
Atau larut dalam pikiran
Menjelma menjadi sunyi
– 2018, Imme
Aku mencintai cara kamu berjalan
Aku mencintai cara kamu tersenyum
Aku mencintai cara kamu berbicara
Aku mencintai cara kamu tertawa
Aku mencintai yang ada pada dirimu
Aku ingin kamu itu sudah cukup
– 2018, Imme
Sebuah lorong hutan
Celah rimbun pepohonan
Menyajikan keindahan
Tuhan punya maksud
Cara untuk merindukan
Mengingat ibu dan kamu
Keduanya itu kekuatan
– 2019, Imme
Cendrawasih itu anggun, Imme lebih.
Edelweiss itu cantik, Imme lebih.
Rinjani itu indah, Imme lebih.
– 2019, Imme
Aku rasa ini semua jebakan,
yang membuatku begitu senang,
perangkap yang sangat indah,
dan itu kamu.
– 2020, Imme
Aku menemuimu
Dengan perasaan ini
Selepas hujan sore
Di bulan November
Ini adalah kesempatan
Dan lebih dari itu
Ibumu menyautku
Senang bisa bertemu
– 2021, Imme
Pagi yang tak sempat ku miliki
Menyajikan keindahan
Tuhan punya maksud
Cara untuk merindukan
Mengingat ibu dan kamu
Keduanya itu kekuatan
– 2019, Imme
Cendrawasih itu anggun, Imme lebih.
Edelweiss itu cantik, Imme lebih.
Rinjani itu indah, Imme lebih.
– 2019, Imme
Aku rasa ini semua jebakan,
yang membuatku begitu senang,
perangkap yang sangat indah,
dan itu kamu.
– 2020, Imme
Aku menemuimu
Dengan perasaan ini
Selepas hujan sore
Di bulan November
Ini adalah kesempatan
Dan lebih dari itu
Ibumu menyautku
Senang bisa bertemu
– 2021, Imme
Pagi yang tak sempat ku miliki
Ku termenung di pinggiran kota
Ia sibuk dengan perasaannya
Malam yang tak dapat ku genggam
Ia sibuk dengan perasaannya
Malam yang tak dapat ku genggam
Banyak rencana untuk bahagiamu
– 2022, Imme
– 2022, Imme
Tujuanku membuatmu tersenyum, dan membuatmu berpikir, tentang siapa aku. Percayalah tadi siang kita ketemu, mungkin kamu tau.
2021: Selamat ulang tahun, Imme. Panjang umur, sehat selalu, tetap menjadi orang yang baik. Selamat malam.
Haruskah aku tidur untuk malam ini, sedangkan aku belum selesai memikirkanmu.
Menjelajahi hutan, mendirikan tenda, membuat perapian, lalu memikirkanmu. Nyatanya, bahagia itu sederhana, sampai lupa mau bikin kopi.
Mau semenarik apapun wanita lain, seleraku tetap kamu.
Tuhan itu maha pengasih, aku belum ke surga saja sudah diizinkan melihat bidadari secantik kamu.
Bahkan ketika aku hampir menyerah pun, kau selalu menjadi alasan untuk bangkit. Engkau sebuah batang penyangga, di saat tubuhku mulai layu.
Seribu kali lebih baik, bertemu dengan sifat acuhmu itu, dibanding tidak sama sekali.
Kamu di mana, aku ingin mengatakan sesuatu untuk malam ini, menceritakan apa yang aku rasa.
Mau pergi kemana pun, kamu tidak pernah hilang dalam pikiranku.
Bahagia itu, Kapal Api, Indomie, Imme Isneni.
Kamu tau, apa yang lebih indah selain melihat gunung dari kejauhan? Memandangmu dari dekat.
Aku tidak ingin berbohong untuk sebuah perasaan. Aku mencintaimu.
Tuhan hanya menitipkanmu di dalam pikiranku.
Bahkan aku takut didekati seseorang (wanita), sedangkan aku tidak memiliki perasaan apapun terhadapnya.
Tubuhku memang tinggi, agar bisa melihatmu saat upacara.
Ada banyak hal yang ingin aku katakan padamu, tapi nanti.
Aku menanyakan kabarmu, memastikan bahwa kamu sedang baik-baik saja.
Edelweiss bunga abadi di bumi, engkau cinta abadi di hati.
Barangkali aku adalah sebuah jawaban atas doamu terdahulu, lantas engkau abaikan.
2022: Hai, apa kabar, Imme? Selamat ulang tahun, panjang umur, sehat selalu. Semoga, apa yang dicita-citakan Imme bisa tercapai. Aamiin. Selamat malam.
Pernah sehangat unggun, sebelum sedingin embun.
Tapi percayalah, suatu saat kamu akan mencintaiku. Meskipun hanya satu detik.
Maaf, aku hanya memastikan bahwa kamu masih mengingatku.
Bukan prioritas utama, hanya sebuah arsip lama.
Kamu itu sejarah bagiku, sebuah arsip penting yang harus ku abadikan.
Tunggu! Aku buat perapian, supaya obrolan kita sehangat dulu.
Bukan tentang apa yang aku mau, tapi tentang siapa yang aku mau.
Pantesan tebu di Pasirbungur ditebangin semua, ternyata kalah manis sama yang di Karanganyar.
Tidak ada di sisi bukan berarti tidak ada di hati.
Edelweiss cantik tidak boleh dipetik, engkau cantik harus jadi milik.
Jadikan aku sebagai ruang sunyimu, bebas bercerita apa saja, yang ada di kepala.
April yang ku tunggu, November yang ku rindu.
2023: Selamat ulang tahun, Imme. Semoga diberi kesehatan, kekuatan, kebahagiaan, dan keselamatan. Aamiin.
Semua hal itu ada masanya, kecuali perasaanku untukmu.
Aku tak punya bakat untuk mendekatimu, aku hanya punya waktu agar kau mau denganku.
Aku yakin kamu paham, dan pernah merasakan hal seperti ini. Aku tidak menuntut apapun, selain hanya bisa menunggu.
Aku tak ingin kembali ke masa lalu, kecuali yang berurusan denganmu.
Aku benar-benar kehilangan arah, tujuanku tetap kamu.
2024: Masih dengan doa yang sama. Selamat ulang tahun, Imme Isneni.
Respon darimu terlalu berharga buat usahaku yang tidak seberapa.
Aku mengutarakan perasaan ini, lewat sebuah tulisan yang kamu baca.
Tuhan memberiku akses untuk mengenalmu lebih jauh, tetapi kamu membatasinya.
Tidak ada yang lebih indah, selain mengetahui sesuatu, yang tidak orang lain ketahui tentangmu.
Disini, kamu mempunyai seorang pengagum, untuk selamanya.
Setia bukan soal mempertahankan sebuah hubungan, tapi juga mempertahankan sebuah perasaan.
Yang lebih baik itu banyak, tapi yang terbaik cuma kamu.
2025: Selamat ulang tahun, Imme Isneni! Tetap rendah hati. Semoga Tuhan senantiasa menjagamu. Aamiin. :)




